Pelajari Cara Cepat Hamil Anak Kembar Perempuan Hanya Dengan Posisi Bercinta

Cara cepat hamil anak kembar perempuan sudah bukan suatu wacana lagi bagi setiap pasangan suami istri. Pasangan yang baru saja menikah ataupun sudah lama bisa menerapkan beberapa langkah agar mendapatkan anak kembar perempuan secara alami hanya dengan melakukan beberapa posisi bercinta. Pada hakekatnya anak adalah anugerah yang diberikan oleh tuhan kepada para calon orang tua. Setidaknya calon-calon orang tua tersebut tidak perlu terlalu memikirkan terkait jenis kelamin sang anak ataupun kembar. Sudah memiliki anak termasuk anugerah yang paling besar dan karunia tersebut harus dijaga dalam kondisi apapun.


Pada dasarnya faktor utama penentu seorang ibu bisa hamil anak kembar harus memiliki gen keturunan dari keluarga. Maksudnya kedua pasangan yang ingin memiliki momongan anak kembar harus dari pihak istri menuruni sel telur bisa mengganda dari keluarga besarnya. Dengan begitu kedua sel telur dapat dibuahi dua sperma yang berbeda. Namun, seiring perkembangan jaman dan teknologi-teknologi canggih mulai bermunculan. Para pasangan menikah tidak perlu terlalu khawatir lagi terkait bayi kembar yang didambakan. Ada beberapa langkah yang bisa diterapkan saat sedang melakukan hubungan intim bersama pasangan dengan aneka macam posisi bercinta, berikut ulasannya: pertama lakukan posisi missionary. Posisi tersebut memang sedikit ekstrem tapi diduga sangat manjur untuk menghasilkan bayi kembar terutama berjenis kelamin perempuan. Salah satu posisi missionary diidentikkan dengan sang wanita berada di bawah dan lelaki mengangkat kaki pasangan kemudia menetrasi hingga tengah dekat pintu masuk vagina. Kedua, posisi rear entry hampir sama dengan doggy style. Pada posisi ini sang wanita bisa berdiri menunduk kemudian pasangan lelaki menetrasi dari belakang dan memasukkan hingga menjangkau serviks. Ketiga, doggy style dilakukan dengan cara sang wanita berlutut ke depan dan lelaki ikut berlutut menetrasi dari belakang sekaligus memeluk.

Cara cepat hamil yang dilakukan tergantung dari posisi bercinta di atas memang masih belum dapat dibuktikan secara ilmiah. Tetapi, apa salahnya jika dicoba dan dipraktekan dengan pasangan sembari melakukan kewajiban satu sama lain setelah menikah. Selamat mencoba dan semoga sukses!